#

Author Topic: Alessandra Usman Puteri Indonesia Pariwisata 2010  (Read 4162 times)

srikandi

Full Member

Alessandra Usman Puteri Indonesia Pariwisata 2010
| October 17, 2011, 09:42:25 AM
Indonesia Juara 4 dan "Best Dress" Miss Asia Pasific World 2011

KOMPAS.com - Puteri Indonesia Pariwisata ke-15 (2010), Alessandra Khadijah Usman, berhasil meraih juara empat atau Runner Up 3, dan pemenang Best Style Dress Awards Miss Asia Pasific World 2011 di Korea Selatan.

Di malam Grand Final Miss Asia Pasific World yang berlangsung di Busan Yachting Center, Korea Selatan, 15 Oktober 2011, terpilih pemenang dari lima besar. Kontestan asal Korea Park Sae Byul berhasil menjadi pemenang Miss Asia Pasific World 2011. Sementara Florima Treiber dari Perancis meraih juara dua (Runner Up 1), Anna Botova dari Rusia juara tiga (Runner Up 2), Alessandra Usman dari Indonesia juara empat (Runner Up 3), dan Tanvi Singla dari India juara lima (Runner Up 4).

Indonesia untuk kali pertama mengirim wakil di ajang pemilihan internasional ini. Pada penampilan perdana, Indonesia memukau dunia dengan masuk lima besar. Perempuan asal Gorontalo yang akrab disapa Sandra ini berhasil menyisihkan kontestan dari Inggris, Swedia, Amerika Serikat, Vietnam, Nepal, Hungaria, Kanada, Meksiko, Estonia, dan Belanda di babak 15 besar.

Gaya busana terbaik
Kontestan Indonesia di ajang Miss Asia Pasific World 2011 juga meraih juara atribut Best Style Dress Awards. Sandra yang menyandang gelar Puteri Indonesia Pariwisata ini tampil memesona sepanjang karantina hingga malam final, dengan gaya busana yang berbeda dari Indonesia.

"Pemilihan Best Style Dress Awards ini berdasarkan penampilan konstestan dan busananya selama masa karantina hingga malam final," kata Public Relations Yayasan Puteri Indonesia, Ahmad R Subing, melalui pesan singkat kepada Kompas Female.

Yayasan Puteri Indonesia mempersiapkan Sandra menuju Miss Asia Pasific World 2011 dengan busana terbaik karya perancang Indonesia. Mulai busana nasional Eksotika Putri Bali, gaun malam dengan detil batik corak Kalimantan, batik Parang Kencana, busana kasual oleh Bi Collection, busana-busana resmi oleh Delami Groups, sepatu oleh Adeva Shoes dan Fandy Wong Shoes, aksesori oleh Elizabeth Wahyu, Jewel of Eden, dan emas putih dari PLG Hartonowiratanik.

Busana nasional dari Solo Batik Carnival merupakan perpaduan mengolah batik Sogan khas Solo menjadi kostum karnaval bertema Bali. Sementara untuk gaun malam, desainer muda lulusan Esmod, Hian Tjen, membalut tubuh Sandra dengan dua gaun bertema Ratna Mutu Manikam dari Bumi Kalimantan, warna merah dan biru.

Hian menghadirkan detail batik corak Kalimantan Barat yang diperindah dengan sentuhan kristal di gaun Sandra. Kilau kristal ini akan memancar di panggung, Sandra akan menjadi pusat perhatian, kata Hian yang ternyata terbukti dengan memenangkan atribut Best Style Dress Awards.

Source : www.kompas.com
Follow us on twitter @neonenglish

http://twitter.com/neonenglish/

srikandi

Full Member

Re:Alessandra Usman Puteri Indonesia Pariwisata 2010
Reply #1 | October 17, 2011, 09:57:40 AM
Alessandra Usman Mengukir Prestasi di Miss Asia Pasific World 2011
[/color]

Perempuan asal Gorontalo, Alesandra Khadijah Usman (disapa Sandra) menunjukkan bagaimana mimpi bisa terwujud dengan proses dan tahapan yang tak instan. Usaha keras, kepercayaan diri, kerendahan hati, dan kemauan untuk meningkatkan kualitas diri ada dalam diri perempuan kelahiran Jakarta, 21 Desember 1988 ini.

Puteri Indonesia Pariwisata 2010 ini berhasil masuk lima besar di pemilihan internasional di Korea Selatan, dan membawa pulang gelar Runner Up 3 dan atribut Best Style di ajang Miss Asia Pasific World 2011.

Indonesia untuk kali pertama mengirim wakilnya di pemilihan Miss Asia Pasific World 2011 yang diikuti 65 negara ini. Dalam penampilan perdana, melalui Sandra, Indonesia mencatatkan prestasi.

"Saya meraih Runner Up 3 dan atribut Best Style," Sandra memberikan konfirmasi melalui pesan singkat kepada Kompas Female.

Sandra merayakan keberhasilannya dengan perasaan mendalam. "Saya senang sekali karena setahun ini hidup saya bagai rollercoaster. Saya senang mendapatkan pengalaman dan mendapatkan kesempatan terbaik dalam hidup dengan berdiri di lima besar di ajang pemilihan internasional. Namun, dalam setahun ini saya juga merasakan titik terendah dalam hidup saya, karena harus jauh dari papa dan berpisah selamanya dari adik yang saya cintai," ungkap Sandra, sesuai Grand Final Miss Asia Pasific World 2011 yang berlangsung di Busan Yachting Center, Korea Selatan, 15 Oktober 2011.

Dengan perasaan sukacita yang bercampur keharuan, perempuan 22 tahun ini juga mengungkapkan, "Saya mempersembahkan ini (keberhasilannya) untuk papa, Mohamad El Idris, dan adik saya, Salman Usman yang meninggal beberapa bulan lalu."

Bagi Sandra, perjalanan selama satu tahun menjadi Puteri Indonesia Pariwisata penuh dengan berbagai tantangan. Berdiri sejajar dalam lima besar bersama kontestan dari India, Korea, Rusia, dan Perancis di ajang internasional menjadi kebanggaan tersendiri baginya.

Keberhasilannya menuju panggung pemilihan tingkat dunia, juga diakui Sandra tak lepas dari dukungan dan pembelajaran dari berbagai pihak sepanjang menjalani peran sebagai Puteri Indonesia. Selain juga berkat suntikan semangat dari Puteri Indonesia 2010 Nadine Alexandra Dewi Ames, dan Puteri Indonesia Lingkungan dr Reisa Kartiksari, yang dianggapnya seperti keluarga sendiri.

Meretas jalan menuju kesuksesan
Sandra, satu tahun lalu mengikuti Pemilihan Puteri Indonesia mewakili Gorontalo dengan mengikuti seleksi di Jakarta. Lulusan S-1 Sekolah Bisnis Manajemen, Institut Teknologi Bandung ini berhasil meraih satu tiket menuju seleksi nasional Pemilihan Puteri Indonesia 2010, dan berhasil bersanding di babak tiga besar bersama Nadine Alexandra Dewi Ames dan dr Reisa Kartikasari. Nasib dan keberuntungan menempatkan sandra di posisi ketiga, sebagai Runner UP 2 Puteri Indonesia 2010 bergelar Puteri Indonesia Pariwisata.

Saat itu, Sandra masih mengatasi dirinya yang canggung berbicara di depan khalayak ramai. Ia mengenali dirinya sebagai sosok yang pemalu dan mudah grogi saat berbicara di depan umum. Namun satu tahun berlalu, Sandra bertumbuh dengan sosok puteri yang melekat alami di dirinya. Sandra, semakin matang dan memiliki kepercayaan tinggi dengan karakter yang semakin terasah.

Ia mengaku sempat grogi menyaksikan Nadine berhasil mengukir nama baik Indonesia di Miss Universe. "Nadine luar biasa, semoga nanti saya juga bisa melakukan yang terbaik," akunya kepada Kompas Female di Balikpapan beberapa waktu lalu. Ucapan ini berbuah manis, dengan keberhasilannya meraih posisi Runner Up 3 Miss Asia Pasific 2011 ini. 

Prestasi Sandra sekaligus menunjukkan, setiap perempuan muda punya potensi dan talenta, serta mampu meraih mimpi. Tentunya dengan dukungan, kepercayaan, dan kemauan dari dalam diri untuk meningkatkan kualitas diri untuk memberikan kontribusi terbaik.

Source : www.kompas.com
Follow us on twitter @neonenglish

http://twitter.com/neonenglish/

kirana

Global Moderator

Full Member

Re: Alessandra Usman Puteri Indonesia Pariwisata 2010
Reply #2 | October 18, 2011, 04:07:55 PM
Puteri Indonesia Pariwisata 2010, Mengukir Prestasi di Miss Asia Pasific Word 2011



Puteri Indonesia Pariwisata  2010, Alessandra Khadijah Usman, berhasil meraih juara empat atau Runner Up 3, dan memenangkan Best Style Dress Awards Miss Asia Pasific World 2011 di Korea Selatan.

Di malam Grand Final Miss Asia Pasific World yang berlangsung di Busan Yachting Center, Korea Selatan, 15 Oktober 2011, terpilih pemenang dari lima besar. Kontestan asal Korea Park Sae Byul berhasil menjadi pemenang Miss Asia Pasific World 2011. Sementara Florima Treiber dari Perancis meraih juara dua (Runner Up 1), Anna Botova dari Rusia juara tiga (Runner Up 2), Alessandra Usman dari Indonesia juara empat (Runner Up 3), dan Tanvi Singla dari India juara lima (Runner Up 4).

Perempuan asal Gorontalo, Alesandra Khadijah Usman (disapa Sandra) menunjukkan bagaimana mimpi bisa terwujud dengan proses dan tahapan yang tak instan. Usaha keras, kepercayaan diri, kerendahan hati, dan kemauan untuk meningkatkan kualitas diri ada dalam diri perempuan kelahiran Jakarta, 21 Desember 1988 ini.
Prestasi Sandra sekaligus menunjukkan, setiap perempuan muda punya potensi dan talenta, serta mampu meraih mimpi. Tentunya dengan dukungan, kepercayaan, dan kemauan dari dalam diri untuk meningkatkan kualitas diri untuk memberikan kontribusi terbaik.  Sandra mengatakan ini semua tidak terlepas dari dukungan Yayasan Puteri Indonesia dan Mustika Ratu yang telah banyak mendidik dan membina dirinya sehingga mampu tampil percaya diri dan maksimal.
Finalis Puteri Indonesia yang mewakili dari provinsi Gorontalo saat acara pemilihan Puteri Indonesia 2010 merasa dirinya yang canggung berbicara di depan khalayak ramai. Ia mengenali dirinya sebagai sosok yang pemalu dan mudah grogi saat berbicara di depan umum. Namun satu tahun berlalu, bersama Yayasan Puteri Indonesia , Sandra bertumbuh dengan sosok puteri yang melekat alami di dirinya. Sandra, semakin matang dan memiliki kepercayaan tinggi dengan karakter yang semakin terasah.

Setiap tahun Yayasan Puteri Indonesia mengirimkan puteri terbaiknya untuk mengikuti ajang bergengsi international. Untuk Puteri Indonesia terpilih dikirim ke ajang bergengsi international yaitu Miss Universe, selanjutnya untuk Runner Up 2 Puteri Indonesia dikirim ke ajang Miss International. Dan tahun ini, Indonesia untuk kali pertama mengirim wakil di ajang pemilihan internasional Miss Asia Pasific , yang diwakili oleh Puteri Indonesia Runner Up 2 atau Puteri Indonesia Pariwisata.

Pada penampilan perdana, Indonesia memukau dunia dengan masuk lima besar. Perempuan asal Gorontalo yang akrab disapa Sandra ini berhasil menyisihkan kontestan dari Inggris, Swedia, Amerika Serikat, Vietnam, Nepal, Hungaria, Kanada, Meksiko, Estonia, dan Belanda di babak 15 besar.

Gaya busana terbaik
Selain mendapatkan prestasi masuk lima besar atau juara Runner Up 3, Sandra di ajang Miss Asia Pasific World 2011 juga meraih juara atribut Best Style Dress Awards. Sandra yang menyandang gelar Puteri Indonesia Pariwisata ini tampil memesona sepanjang karantina hingga malam final, dengan gaya busana yang berbeda dari Indonesia.

Pemilihan Best Style Dress Awards ini berdasarkan penampilan konstestan dan busananya selama masa karantina hingga malam final.
Yayasan Puteri Indonesia mempersiapkan Sandra menuju Miss Asia Pasific World 2011 dengan busana terbaik karya perancang Indonesia. Mulai busana nasional Eksotika Putri Bali, gaun malam dengan detil batik corak Kalimantan, batik Parang Kencana, busana kasual oleh Bi Collection, busana-busana resmi oleh Delami Groups, sepatu oleh Adeva Shoes dan Fandy Wong Shoes, aksesori oleh Elizabeth Wahyu, Jewel of Eden, dan emas putih dari PLG Hartonowiratanik.
Busana nasional dari Solo Batik Carnival merupakan perpaduan mengolah batik Sogan khas Solo menjadi kostum karnaval bertema Bali. Sementara untuk gaun malam, desainer muda lulusan Esmod, Hian Tjen, membalut tubuh Sandra dengan dua gaun bertema Ratna Mutu Manikam dari Bumi Kalimantan, warna merah dan biru.

Hian menghadirkan detail batik corak Kalimantan Barat yang diperindah dengan sentuhan kristal di gaun Sandra. Kilau kristal ini akan memancar di panggung, Sandra akan menjadi pusat perhatian, kata Hian yang ternyata terbukti dengan memenangkan atribut Best Style Dress Awards.
The Happiness Factory
The best snacks in your life
Twitter : https://twitter.com/HappyFactoryID
Instagram : www.instagram.com/HappinessFactoryID